Selamat tidur. Semoga Tuhan senantiasa menjaga kita.
Minggu, 12 Februari 2012
Kamis, 09 Februari 2012
Namamu, Nun
Aku membaca syair namamu.
Coba ku mengejanya dengan kata yang patah.
Harus kuawali dengan "nun".
.......
Harus kulanjutkan dengan apa?
Mengeja namamu ternyata sulit bagiku.
Aku hilang pilihan untuk menyuarakan si nun
Nun lagi, dan lagi nun
Namamu terhenti di nun.
Terhenti di situ.
Coba ku mengejanya dengan kata yang patah.
Harus kuawali dengan "nun".
.......
Harus kulanjutkan dengan apa?
Mengeja namamu ternyata sulit bagiku.
Aku hilang pilihan untuk menyuarakan si nun
Nun lagi, dan lagi nun
Namamu terhenti di nun.
Terhenti di situ.
Susuku, atau Kopiku
aku mau menghangatkan segelas susu.
yang semalam aku letakkan di kulkas.
dingin. susuku dingin.
aku panaskan segelas susu itu di panci, di atas kompor yang sulit aku hidupkan apinya
Kaget!
Mengapa susunya berbau kopi?
Mengapa susunya berubah hitam?
Yang tadi aku hangatkan kopi atau susu?
Aku menunggu dengan uap kopi yang harum.
Tuhan! Aku tertidur.
Komporku menyala,
air kopi dibawa angin,
ampas kopi menatapku tajam.
yang semalam aku letakkan di kulkas.
dingin. susuku dingin.
aku panaskan segelas susu itu di panci, di atas kompor yang sulit aku hidupkan apinya
Kaget!
Mengapa susunya berbau kopi?
Mengapa susunya berubah hitam?
Yang tadi aku hangatkan kopi atau susu?
Aku menunggu dengan uap kopi yang harum.
Tuhan! Aku tertidur.
Komporku menyala,
air kopi dibawa angin,
ampas kopi menatapku tajam.
Langganan:
Postingan (Atom)