Rabu, 08 Maret 2023

Berhenti Iri

Dulu selalu iri kalau ada yang bertunangan, menikah, atau melahirkan.

Sekarang iriku mulai pudar. Rasanya kosong saja. Aku sebisa mungkin selalu sadar kalau itu bukan untukku dan percuma saja menginginkan apapun. 

Hidupku ya akan terus begini. Sendiri, sepi, tapi mudah-mudahan ada maknanya.

Selasa, 07 Maret 2023

Cukup aku saja

Aku sampai pada titik ini.
Titik di mana aku memilih untuk sendiri saja dalam hidupku.
Aku tidak ingin ada siapa-siapa lagi yang datang kemudian pergi.
Tidak usah ada yang datang, itu lebih baik.

Di tahun ini, aku harus belajar nyaman dengan kesendirianku.
Mulai meniatkan dan benar-benar menabung untuk masa tuaku yang akan sendirian.
Mulai belajar tidak berlarut-larut saat ada keinginan untuk bicara dengan orang lain, untuk disayang, untuk dipeluk, ataupun diperhatikan.

Ada saat-saat aku ragu dengan keputusan ini. Tapi, daripada aku harus sakit lagi, ini lebih baik.

Aku mencukupkan diri dengan siapa dan apa yang ada dalam hidupku.
Tak ingin lagi terbuai perkenalan baru. 
Tak ingin lagi menambah nama baru baik sebagai teman atau lebih.

Biarlah aku sendirian.

Terdengar menyedihkan tapi percayalah aku tidak meratap.

Mungkin memang ini jalanku.

Ga papa, mungkin memang takdir dan nasibku begini 

Selasa, 28 Februari 2023

Ada aku

Sering aku bertanya tentang ke mana hidupku akan mengalir
Apakah bermuara di satu hati yang nyaman?

Di antara pertanyaan, kadang ada selingan
Membuat aku berhenti menduga-duga dan sesekali yakin

Kakiku terus melangkah, pikiranku terus bergerak maju, hatiku terus  berharap..
Yang jadi angan belum juga terwujud
Masih bertahan menjadi impian

Sadarkan diriku bahwa tak semua harap berujung hadir
Bahwa pada akhirnya yang terpahit tapi bisa juga jadi yang terindah adalah diri sendiri

Jika tak ada hati lain, setidaknya ada aku untuk bermuara kembali

Dalam sepi, dalam riuh, dalam duka, dalam suka, dalam sakit, dalam sehat, ada aku. Ada diriku.