Hamba temani Tuan minum wedang di samping toko sepatu Koh Lim
Izinkan hamba tahu dulu ya Tuan, kirimkan merpati untuk undangannya
Hamba mau dandan yang cantik untuk Tuan
Kalau-kalau di alun-alun ada kembang api,
Hamba tidak mau melewatkannya sendiri
Mari saksikan sama-sama biar kita tertawa-tawa, dan punya kisah masing-masing
Mari saksikan sama-sama biar kita tertawa-tawa, dan punya kisah masing-masing
Tuan antarkan hamba pulang ya Tuan,
Ya, rumah hamba masih yang dulu, yang ada pohon sirsak di depannya
Kencani hamba ya,
Hamba menunggumu datang jam tujuh malam
Bawa sepedamu Tuan,
Boncengi hamba di sadel belakang
Boncengi hamba di sadel belakang
Jangan kebut-kebut ya
Hamba takut
Ah, Ibu melarang hamba keluar Tuan.
Titip suratmu pada Pak Ratmo,
Nanti hamba balas, Tuan harus mau menunggu