Selendang itu melilit imajiku
mengajakku menari tanpa basa-basi
akhirnya aku merasakan juga bagaimana diajak
Dengan selendang itu aku meliuk
bermantra gerak dan dedoa
akhirnya aku merasakan juga dimiliki
Dia, selendang itu menciumiku ganas dari ujung kaki tapi tak sampai kepala
Kecupannya terhenti di jarak antara kepala dan badan: leherku