Sabtu, 27 April 2013

Di hari jumat tibatiba anda mampir
Bukan cuma saya yang terkejut
Angin bahkan menahan napas

Siapa sangka anda datang,
tanpa buah tangan
Berbekal percakapan yang anda susun tergesa

"Duh, aduh kenapa tak bilang dulu?"
Kataku sambil merapikan ujung baju.

"Harusnya kau mengerti, Dik. Kita bertemu di ibu tangga tadi."
Anda berkata sambil meneguk udara di cangkir itu.

Di sela-sela percakapan kita
ada hela napas penonton
juga dahan pohon kelapa yang merapatkan telinga ke jendela;
Mereka tak mendengar apa-apa
kecuali melihatku yang bercakap seorang diri.