![]() |
| http://ulangtahunanakku.blogspot.com/2009/04/kemuning.html |
Jatuh,
menepuk tanah hitam yang sepi semalaman.
Kami adalah percik sampir sinar mentari.
Diliputi gelisah yang tersampaikan lewat peluh di akhir untaian rambut.
Kami adalah pelangi,
akhirnya menepi,
menjulang dari ufuk,
dipuja longok polos penghuni kolong langit.
Kami adalah liliput,
yang menerjang tiran mahkota,
yang kelananya ternoda emas,
yang di dirinya ada peluk secerah matahari.
depok, 11 september 2011
