Minggu, 18 September 2011

15

Ini adalah secarik surat dari rasa sakit hati
Pada porselen mengkilap,
dan noda itu adalah aku
Kemudian ada dara bertanya: "Air mata milik siapa gerangan?"

Mari tertidur pulas pada dekapan ibunda
Supaya sampah merapah yang masuk lupa mengetuk,
terusir tanpa sengaja

Ah, molek!
Dan kepengecutan tumbuh seiring bisu yang kaku
Kita mendoa pada Tuhan agar jejak kita lepas,
dan kemudian ditelan oleh sisi sisi yang tergenang air.

Depok Teater Daun Sirih UI, 15 September 2011