Dimana bis yang hendak menjemputku? Yang menghantarku sampai ke halte? Sedari tadi aku membawa langkah, tetapi bis tak urung muncul. Aku lelah menyisir jalan. Bis yang kunanti mungkin pincnag di jalan lain. Bis, dimana? Malam hampir membuat sketsa di langit. Aku mau pulang, kelaparan, punggung dan pundakku linu, kakiku gemetar usai berjalan. Bisku yang lelah, aku pun lelah. Maka aku sampaikan padamu; "Jemput aku! Aku mau pulang!"