Selasa, 05 Juni 2012

Aku hanya ingin membaca puisi

Mama,
aku hanya ingin membaca puisi
dari buku yang aku pinjam di perpustakaan kampus minggu lalu.
Jika kau hanya beri aku panggung 3x3.5 meter ini sebagai wilayahku, aku ikhlas dan rela.
Ini pun sudah cukup bagi diriku.

Tetapi, Mama, mengapa kau senang mengusikku yang tengah kasmaran dengan ibu puisi.
Aku minta maaf jika puisi dari mulutku terlalu berisik.
Ampun, Mama.

Duniaku, dunia yang terkunnci walau kadang merembes pada angin.

Mama, aku hanya ingin membaca puisi
untu diriku sendiri, dan ruanganku yang sempit.
jangan kau kurung aku dalam panggung yang telah kau beri.

Mama, jika aku harus terpenjara, terpasung di hadapanmu; tidak apa.
Asal jangan kau penjarakan aku dalam duniaku sendiri; tanpa puisi.