gedung-gedung bunting dalam keadaan mandul.
ketika melahirkan hanya sekadar mengeluarkan bohlam lampu
tanpa menejan. tanpa teriak. tanpa rasa sakit.
kota hamil
dimasukkan mani penguasa dalam licinya duit lima ribu.
maka diakndungnyalah gedung-gedung yang bunting tadi.
kemudian kehamilan dan buntingnya kota dan gedung jadi mainan anak-anak.
sd, smp, sma, masuk semua ke dalam rahim gedung bunting mencari dedek bayi yang belum terbuat.
tak perlu dikasihani mereka memang senang mengaduk-aduk isi rahim si gedung bunting yang kosong.
hanya udara yang menghiasi bersama dinding-dinding penuh warna, dan pamplet-pemplet tukang bohong.
gedung-gedung bunting. cuma melahirkan bohlam-bohlam lampu berkelap-kelip. menghiasi kota yang hamil.